Rabu, 01 Desember 2010

LPI Kediri Berawal Dari Stadion Brawijaya

maskotlpi.jpg Stadion Brawijaya akan menjadi pembuka dan penutup Liga Pendidikan Indonesia di kota Kediri. Pelaksanaan kompetisi mundur dari jadwal semula yang direncanakan berlangsung Kamis (2/12) diundur hingga Jumat (10/11) mendatang.

Menurut panitia pelaksana liga pendidikan kota Kediri, Setiawan Hadi, mundurnya jadwal kompetisi disebabkan dua hal. Selain karena berbenturan dengan ujian semester sekolah yang berlangsung mulai Rabu (1/12) untuk ujian tulis dan Jumat (3/12) untuk ujian praktek, seba lainnya adalah ketidaksiapan pengurus kota PSSI setempat yang tengah disibukkan dengan pembenahan organisasi sehingga belum bisa optimal bekerja membantu pelaksanaan kompetisi liga pendidikan.

Liga pendidikan di kota Kediri sendiri akan diramaikan oleh 14 sekolah SMP sederajat dan 14 SMA sederajat. Stadion Brawijaya Kediri telah ditetapkan panpel setempat untuk membuka dan menutup koempetisi. Acara pembukaan yang dimulai pukul 15.00 WIB akan dipimpin walikota Kediri Samsul Azhar Hadi, dilanjutkan laga pembuka antara SMP Al Huda melawan SMP Negeri 6 Kediri.

Selain menunjuk stadion Brawijaya sebagai pembuka dan penutup kompetisi, panpel telah menetapkan dua lapangan selama kompetisi berlangsung. Untuk pertandingan tingkat SMP akan dilakanakan di lapangan Dusun Grogol kelurahan Singonegaran. Dan untuk pertandingan tingkat SMA sederajat digelar di lapangan Wangkalan kelurahan Tempurejo.

481 Belum Buka Pendaftaran Peserta

Panitia Nasional masih menunggu 481 kota/kabupaten terkait langkah persiapan pelaksanaan Liga Pendidikan Indonesia. Sementara itu data dari Sistem Informasi Liga Pendidikan Indonesia (SILIPIO) menyatakan empat daerah sudah menutup pendaftaran, sementara 7 lainnya masih membuka pendaftaran.

Tujuh daerah yang hingga saat ini masih membuka pendaftaran diantaranya Musi Banyuasin, Oku Timur dan Batu Raja Sumatera Selatan, Tanah Datar Sumatera Barat, Bulu Kumba Sulawesi Selatan, Kota Kediri jawa Timur dan Kota Depok Jawa Barat.

Berdasarkan konfirmasi panitia pelaksana pertandingan yang masuk ke panitia nasional di Senayan Jakarta, rata-rata dari ketujuh daerah yang masih membuka pendaftaran telah menjadwalkan kegiatan kompetisi antara awal dan pertengahan bulan ini.

Sementara empat kota/kabupaten yang sudah menutup pendaftarannya adalah daerah yang otomatis sudah dan sedang menggelar kompetisi. Bangka Tengah adalah satu-satunya kabupaten yang sudah menyelesaikan kompetisi liga pendidikan pada Jumat (26/11) pekan lalu. Dua sekolah juara berhak melaju ke tingkat provinsi yakni SMP Negeri 1 Simpang Kapri dan SMK Negeri 2 Pangkalan Baru.

Dua kabupaten yakni Pemalang dan Jember serta kota Pangkal Pinang hingga saat ini masih menggelar pertandingan. Bahkan liga pendidikan di Jember yang diikuti peserta terbanyak yakni 98 sekolah baru memulai roda kompetisi pada Jumat (26/11) pekan lalu.

Disdik Dominasi pelaksanaan Liga Pendidikan

Dinas Pendidikan (Disdik) mendominasi penyelenggaraan Liga Pendidikan Indonesia musim kompetisi 2010/2011 di tingkat kota/kabupaten. Menyusul kemudian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Data yang dimiliki panitia nasional Liga Pendidikan Indonesia menyebutkan 204 kantor Dinas Pendidikan di daerah tercatat sebagai penyelenggara kompetisi.

Di susul kemudian 62 kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang menjadi penyelenggara liga pendidikan. Sementara kantor Dinas Pemuda dan Olahraga sendiri tercatat sebanyak 43 yang menggelar kompetisi.

Selain tiga kantor dinas tersebut, panitia nasional juga mencatat satu-satunya pengurus cabang PSSI mengambil alih penyelenggaraan kompetisi liga pendidikan yakni pengcab PSSI Toba Samosir Sumatera Utara.

Hingga saat ini 182 kota/kabupaten masih ditunggu kelanjutan rencana mereka untuk menggelar kompetisi . Daerah-daerah tersebut sudah menyatakan siap menggelar kompetisi liga pendidikan namun belum dapat memastikan kapan waktu pelaksanaannya. (lpi)

Info Lebih lengkap : www.ligapendidikan.com

Malaysia Pertanyakan Bambang Pamungkas

bepevsmalay.jpg Kapten timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, menjadi sorotan pada kesempatan jumpa media menjelang berguilirnya AFF Suzuki Cup 2010, Selasa (30/11) sore di Excecutive Club Hotel Sultan, Senayan.

Adalah juruwarta dari Malaysia yang mempertanyakan kemungkinan eksistensi Bambang Pamungkas saat timnas Indonesia menghadapi negeri jiran itu, Rabu (1/12) malam mulai pukul 19.30 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Bambang Pamungkas pernah merumput bersama Selangor FC selama dua musim kompetisi, dan tentunya pemain kunci Persija Jakarta ini sudah hafal karakter penampilan para pemain Malaysia.

Bagaimana pelatih kepala timnas Malaysia, Raja Gopal, mengantisipasi hal ini?

Raja Gopal tersenyum menanggapi pertanyaan wartawati Malaysia ini. "Tim Malaysia dan Indonesia sudah seringkali bertemu sehingga tidak ada yang menjadi rahasia. Gaya atau pola permainan apa pun yang akan kami terapkan, tentunya akan membuat pertandingan kedua timnas tetap menarik," demikian antara lain dijelaskan Raja Gopal.

Menyusul keberhasilannya lolos ke babak perempatfinal kontes sepakbola Asian Games Guangzhou baru lalu, tim asuhan Raja Gopal kini termasuk yang diperhitungkan untuk lolos ke babak semifinal dari penyisihan grup A AFF Suzuki Cup 2010 ini. Namun demikian, Gopal memberikan pernyataan merendah dalam menanggapi peluang timnya, antaranya dengan menyatakan bahwa keempat tim punya kesempatan yang sama untuk lolos.

"Kita lihat kesiapan para pemain sajalah di lapangan nanti," demikian diutarakannya.

Tergantung kesiapan pemain, itu juga yang dikemukakan pelatih kepala timnas Thailand, Bryan Robson. Mantan kapten timnas Manchester United dan timnas Inggris ini mengakui, timnya mungkin disebut-sebut memiliki peluang besar untuk lolos ke semifinal, namun

"Pemainlah yang akan bertading di lapangan, bukan saya. Jadi kita lihat saja bagaimana penampilan pemain saya di sini," tegasnya. Sementara itu, manajer timnas Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla, kembali mengemukakan harapannya agar para penonton di SUGBK dapat bersikap santun dalam memberikan dukungannya kepada timnas Indonesia, khususnya saat Bambang Pamungkas dkk menghadapi Malaysia Rabu malam.

Andi Darussalam Tabusalla meminta agar seluruh simpatisan timnas tidak memanfaatkan kesempatan pertandingan ini dengan melontarkan sentimen-sentimen anti Malaysia.(adi)

PENALTY KICK “AFF SUZUKI CUP 2010”

Ikut menyemarakkan event AFF Suzuki Cup 2010, Suzuki mengadakan Penalty Kick. 4 orang konsumen Suzuki akan dijaring untuk memperebutkan hadiah : 2 unit mobil Suzuki dan 2 unit sepeda motor Suzuki. Gawang akan dijaga oleh salah satu kiper nasional. Bagi masyarakat umum, dibuka juga tebak pemenang untuk mendapatkan hadiah 3 unit sepeda motor Suzuki, dengan mengirimkan sms : Suzuki (spasi) NAMA#UMUR#JAWABAN ke 9333.

Jayalah Merah Putih Di AFF Suzuki Cup

aff201000.jpg Dua warna yang mencitrakan perjuangan Indonesia, yakni Merah dan Putih, menjadi warna kostum yang akan dipakai para pemain timnas senior pada tiga pertandingan penyisihan grupnya di AFF Suzuki Cup 2010 yang resmi dimulai Rabu (1/12) besok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan

Para pemain Indonesia akan menggunakan kostum Merah Putih itu saat menghadapi Malaysia, Rabu mulai pukul 19.30 wib setelah duel pembuka penyisihan Grup A AFF Suzuki Cup 2010 antara Thailand dengan Laos, yang digelar mulai 17.00 wib.

Warna kostum yang sama kembali akan dipakai Bambang Pamungkas dkk pada pertandingan kedua melawan Laos, Sabtu (4/12) tetap pukul 19.30 wib. Demikian juga pada laga pamungkas penyisihan grup, Selasa (7/12) melawan Thailand, kembali pukul 19.30 win.

Dalam tiga pertandingan penyisihan grup ini timnas Merah Putih baru turun ke lapangan pada duel kedua, walau tentunya hal ini akan lebih membuat para pecinta sepakbola nasional mempunyai kesempatan lebih besar untuk hadir ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, memberikan dukungan para perjuangan tim Merah Putih.

Kepastian pemakaian kostum Merah Putih untuk timnas Indonesia ini diperoleh saat managers-meeting Selasa (30/11) sore di Excecutive Club Hotel Sultan, Senayan. Pada managers-meeting yang dipimpin oleh General Coordinator (GC) Jeysing Muthiah (Malaysia) itu, perwakilan dari keempat tim peserta penyisihan grup A diminta untuk menjelaskan warna kostum kebanggaan timnya masing-masing.

Representasi timnas Indonesia, manajer tim Andi Darussalam Tabusalla dan asisten pelatih Wolfgang Pikal, menyebutkan pemakaian kostum Merah Putih itu. Perbedaannnya hanya pada kaus kaki, pada pertandingan melawan Malaysia, kaus kaki yang dipakai berwarana merah. Sementara untuk dua pertandingan lainnya, melawan Laos dan Thailand, kaus kaki yang dipakai sama-sama berwarna putih.

Acara managers-meeting ini dihadiri oleh Sekjen PSSI Nugraha Beoses, Ketua LOC AFF Suzuki Cup untuk Indonesia Joko Driyono, Head of Delegation AFF Juan Miguel Romualdez (Filipina), Match Commissioner U Tin Aung (Myanmar), Referees Assesor Kwong Jong Chul (Korsel), dan seluruh perwakilan LOC Indonesia.

Mari Bersatu Mendukung Timnas Indonesia

adsbpfuib.jpg Lupakan semua perbedaan. Mari bersatu dukung perjuangan timnas Indonesia. Inilah himbauan manajer timnas senior Indonesia Andi Darussalam Tabusalla kepada seluruh komponen masyarakat Indonesia. Andi Darussalam meminta dukungan maksimal kepada timnas di ajang AFF Suzuki Cup dan melepaskan dulu semua masalah yang terjadi dalam persepakbolaan nasional.

"Tolong bantu Timnas agar suporter datang ke stadion memberikan semangat kepada tim dan bukan suporter datang ke stadion karena membawa pesan. Mari kita lepaskan semua masalah," pintanya.

Andi Darussalam Tabusalla mengungkapkan isi hatinya ini dalam acara diskusi terbuka antara timnas dengan kalangan wartawan bertemakan "Prospek Timnas Senior Indonesia di AFF Suzuki Cup 2010" yang digelar Koordinatoriat Wartawan PSSI dan Departemen Media PSSI, Senin (29/11) di Senayan, Jakarta.

Andi Darussalam menegaskan, dalam menghadapi even AFF Suzuki Cup yang gelar juaranya sangat didambakan Indonesia, segenap lapisan masyarakat diminta melepaskan dulu sikap suka atau tidak suka dan berbagai perbedaan pandangan karena sepakbola bukan arena politik.

"Kita harus membawa tim ini ke arah prestasi tertinggi. Sebenarnya semua potensi sudah kita punyai, hanya gelar juara yang kita belum punyai. Datangkanlah suporter untuk memberikan semangat dan bukan untuk menghujat."

"Mari satukan dulu hati kita semua dari tanggal 1 sampai 29 Desember. Kita tidak inginkan suporter membawa spanduk dengan tulisan macam-macam ke stadion kecuali hanya untuk mendukung tim," paparnya.

Apalagi, tambahnya, pertandingan pertama melawan Malaysia pada Rabu, 1 Desember pukul 19:30, diharapkan akan menjadi titik awal keberhasilan tim Merah Putih untuk bisa melangkah lebih jauh sehingga tim benar-benar membutuhkan suasana kondusif di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Mengenai kesiapan tim, Andi Darussalam Tabusalla yang pada kesempatan itu didampingi asisten manajer Iwan Budianto, dan dua pemainnya, yakni kapten tim Bambang Pamungkas dan Firman Utina, mengungkapkan, seluruh proses seleksi telah berjalan sesuai prosedur seperti apa yang telah dijalankan oleh pelatih kepala Alfred Riedl meskipun masih terdapat banyak kekurangan di tengah perjalanan persiapan Timnas.

Seleksi yang dimulai sejak Agustus 2010 itu, lanjutnya, kini sudah memperoleh 24 pemain yang didalamnya terdapat kombinasi pemain senior dan junior.

Sehari menjelang laga, Timnas akan memastikan skuad 22 pemain, yakni Selasa ini.

Demikian halnya dengan persiapan tim, Andi Darussalam mengaku tak mau lagi terjebak ke dalam suatu perselisihan dengan pihak mana pun karena fokus saat ini adalah benar-benar ingin mengantarkan tim menjadi juara.

Andi menambahkan, para pemain senior di timnas pun sangat ingin membuat prestasi terbaik menjelang akhir karir mereka.

"Tidak ada lagi sesuatu perselisihan yang harus disebarkan atau diperdebatkan, sekarang yang terpenting kita harus bekerja bagaimana menjadikan tim kita sebagai sebuah tim yang utuh dari segala sisi dan aspek. Semua unsur dalam Timnas saat ini hanya fokus kepada satu tujuan yakni meraih gelar juara," ujarnya.

Kongres Tahunan PSSI Digelar Di Bali

as_logo_pssi.gif Pelaksanaan Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang semula akan digelar pada 19-21 Desember 2010 ditunda pelaksanaannya menjadi 20-23 Januari 2011 di Bali karena pada bulan Desember agenda kegiatan PSSI demikian padat.

"Karena pada bulan Desember ada dua event besar yaitu penyelenggaraan Turnamen AFF Suzuki Cup dan menjelang Kongres AFC, maka pelaksanaan Kongres PSSI ditunda satu bulan," ujar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid di Jakarta, Senin (29/11).

Kongres tahunan lazimnya membahas evaluasi hasil kerja tahun lalu dan menyusun program tahun depan itu. Namun, pada Kongres di Bali ini juga kemungkinan besar akan dibahas proses dan pelaksanaan pemilihan ketua umum baru PSSI, melalui Kongres Empat Tahunan.

Nurdin Halid mengatakan, sesuai dengan hasil kongres sebelumnya, tanggal dan bulan pelaksanaan kongres PSSI berikut yang mengagendakan pemilihan ketua umum baru tidak tercantum dalam isi keputusan kongres.

Ketua Umum PSSI mengatakan bahwa pada bulan Desember pihaknya harus fokus menyelenggarakan turnamen AFF Suzuki Cup dimana Indonesia selaku tuan rumah bertekad mencapai sukses ganda yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi dengan merebut gelar juara.

"Kapan waktunya penyelenggaraan Kongres untuk memilih ketua umum baru itu tidak disebutkan dalam hasil kongres dalam kepengurusan PSSI 2007-2011. Saya tegaskan, siapa pun yang ingin menjadi ketua umum PSSI kami persilakan tampil. Semuanya bergantung kepada anggota PSSI," tegasnya.

Nurdin Halid menambahkan, jajaran PSSI saat ini tengah benar-benar fokus menghadapi gelaran AFF Suzuki Cup sekaligus menjamin terlaksana dengan aman dan lancar tanpa ada gangguan dari pihak-pihak ketiga yang ingin memanfaatkan situasi untuk kepentingan taktis dan politis.

Terkait dengan penyelenggaraan Suzuki Cup, Nurdin mengharapkan agar seluruh masyarakat dapat memberikan dukungannya dan tidak mencampur-adukkan kepentingan-kepentingan lain di ajang sepakbola.

"Kepentingan yang lebih besar adalah suksesnya penyelenggaraan Suzuki Cup. Dalam pertemuan Organizing Committee dengan pihak AFF yang saya hadiri di Kuala Lumpur baru-baru ini, bahwa kekhawatiran pihak Malaysia soal keamanan itu memang mencuat."

"Kemudian dalam rapat darurat (Emergency Meeting) kami tegaskan bahwa Indonesia sebagai negara serumpun dengan Malaysia akan menjamin keamanan mereka. Ini tentunya harus ditindaklanjuti oleh semua komponen di Indonesia," ujarnya.

Nurdin Halid yang didampingi Sekjen PSSI Nugraha Besoes dan Presiden Direktur PT Liga Indonesia Andi Darussalam Tabusalla, menandaskan bahwa pihaknya meminta AFC dan AFF untuk mengambil tindakan tegas bilamana di dalam stadion suatu kegiatan yang tak ada kaitannya dengan Turnamen Piala AFF sehingga dapat mempermalukan bangsa.

Demikian halnya dengan panitia lokal, ketua umum PSSI telah menginstruksikan untuk bertindak tegas terhadap berbagai kegiatan yang menyimpang dari pelaksanaan turnamen dua tahunan tersebut.