Kamis, 02 Desember 2010

Timnas Terima Ucapan Selamat Dari Presiden

ifbcdm.jpg PSSI belum memperoleh kabar kemungkinan kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan pada Sabtu (4/12) malam untuk menyaksikan secara langsung pertandingan antara timnas Indonesia melawan Laos di babak penyisihan AFF Suzuki Cup 2010.

"Kita belum dapat informasi apa-apa dari Istana," ungkap Sekjen PSSI Nugraha Besoes, Kamis (2/12) siang di Senayan.

Menurut Nugraha Besoes, biasanya pihak rumah tangga menghubunginya ihwal kesediaan atau keinginan RI-1 untuk menyaksikan pertandingan timnas. Yang jelas, PSSI sendiri sudah sejak jauh-jauh hari menyampaikan adanya babak penyisihan AFF Suzuki Cup di Indonesia ini kepada berbagai pihak berkompeten, termasuk Kemenegpora, yang tentunya melaporkannya kepada Presiden.

Presiden SBY terakhir menyaksikan pertandingan timnas Indonesia saat menghadapi Uruguay, Oktober lalu. Presiden yang disertai Ibu Ani Yudhoyono sempat berdiri dari kursinya ketika timnas Indonesia berhasil mencetak gol, walau akhirnya pertandingan itu dimenangkan oleh Uruguay dengan skor 7-1.

Tadi malam, Presiden SBY menyaksikan pertandingan antara timnas Indonesia dengan Malaysia melalui tayangan langsung RCTI di Istana Negara. Seusai pertandingan yang dimenangkan Indonesia 5-1 itu, Presiden langsung mengucapkan selamat melalui Menpora Andi Alfian Mallarangeng yang menonton langsung pertandingan tersebut di SUGBK.

"Pak Presiden menyaksikan pertandingan Piala AFF antara Indonesia melawan Malaysia melalui televisi di Istana," kata Menpora seperti dilansir situs resmi Kemenpora selepas pertandingan.

Presiden SBY juga berharap agar semangat dan pola permainan tinggi yang telah dipertontonkan dengan bagus, terus dijaga untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kepada pemain dan seluruh anggota tim Indonesia diharapkan untuk menjaga semangat dan kekompakan tim.

Putaran III Divisi I Mulai Digelar

Divisi1logo.jpg Badan Liga Sepakbola Amatir Indonesia (BLAI) PSSI hari Kamis (2/12) ini mulai menggelar rangkaian pertandingan bergengsi pada Putaran III atau "babak 12 besar" Kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2010.

Undian pertandingan dari 12 tim yang tergabung dalam tiga grup ini sudah dilakukan Rabu (1/12) malam di Bidakara, Jakarta Selatan, dihadiri oleh perwakilan dari ke-12 tim yang berlaga.

Putaran III atau "babak 12 besar" ini seluruhnya menggelar sebanyak 18 pertandingan, yakni 12 pertandingan di Stadion Singaperbangsa, Karawang, yang mementaskan laga Grup I dan II, serta enam pertandingan di Stadion Sanggraha Lebak Bulus, tempat persaingan Grup III.

Dua tim peringkat teratas dari ketiga penyisihan grup di Karawang dan Lebak Bulus ini memperoleh promosi ke Divisi Utama untuk musim kompetisi 2011 mendatang, sementara enam sisanya bertahan di Divisi I.

Penyisihan Grup I terdiri atas Persewangi Banyuwangi, Persbul Buol, Perssin Sinjai, dan Persitema Temanggung. Grup II, PSBS Biak, PSBL Langsa, PSBK Blitar dan KSB Sumbawa Barat. Grup III, Persip Kota Pekalongan, Persepam,Pamekasan, Madiun Putra FC, dan PSGL Gayo Luwes.

JADWAL PERTANDINGAN GRUP I (SINGAPERBANGSA)

KAMIS (2/12) : Persewangi Banyuwangi vs Persbul Buol (15.30 wib); Perssin Sinjai vs Persitema Temanggung (18/15 wib);

SABTU (4/12): Persbul Buol vs Perssin Sinjai (15.30 wib); Persewangi Banyuwangi vs Persiitema Temanggung (18.15 wib);

SENIN (6/12): Persitema Temanggung vs Persbul Buol (15.30 wib), Persewangi Banyuwangi vs Perssin Sinjai (18.15.wib)

JADWAL PERTANDINGAN GRUP II (SINGAPERBANGSA)

JUMAT (3/12): PSBS Biak vs PSBL Langsa (15.30 wib); PSBK Blitar vs KSB Sumbawa Barat (18/15 wib);

MINGGU (5/12): PSBL Langsa vs PSBK Blitar (15.30 wib); PSBS Biak vs KSB Sumbawa Barat (18.15);

SELASA (7/12): KSB Sumbawa Barat vs PSBL Langsa (15.30), PSBS Biak vs PSBK Blitar (18.15 wib)

JADWAL PERTANDINGAN GRUP III (LEBAK BULUS)

JUMAT (3/12): Persip Kota Pekalongan vs Persepam Pamekasan (19.00 wib); Madiun Putra FC vs PSGL Gayo Luwes (21.00 wib);

MINGGU (5/12): Persepam Pamekasan vs Madiun Putra FC (19.00 wib), PSGL Gayo Luwes vs Persip Kota Pekalongan (21.00 wib);

SELASA (7/12); PSGL Gayo Luwes vs Persepam Pamekasan (19.00 wib); Persip Kota Pekalongan vs Madiun Putra FC (21.00 wib)

Alfred Riedl Terkejut, Rajagopal Kecewa

oktomanianiwin.jpg Pelatih Indonesia, Alfred Riedl mengaku terkejut dengan kemenangan telak yang diraih tim asuhannya atas Malaysia di laga perdana Piala AFF 2010, Rabu (1/12) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.

"Saya sebenarnya tak menyangka bisa menang 5-1. Idealnya, melihat perbandingan kekuatan di lapangan, kami akan menang 3-1 saja," kata Riedl seusai pertandingan.

Indonesia menghempaskan Malaysia 5-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Rabu malam, 1 Desember 2010. Indonesia tertinggal lebih dahulu sejak menit 18 setelah penyerang Malaysia, Norshahrul Idlan Bin Talaha menjebol gawang Markus Horison.

"Pemain belakang melakukan kesalahan, tapi kemauan pemain untuk bangkit sangat besar. Setelah gol itu, kami justru bermain sangat bagus selama 25 menit pertama," lanjut Riedl.

Indonesia menyamakan kedudukan lewat bunuh diri bek Malaysia, Mohd Asraruddin Putra Bin Omar di menit 22 yang menjebol gawang Mohd Sharbinee Allawee Bin Ramli. Tim Merah Putih yang kian percaya diri berbalik unggul di menit 33 lewat Christian 'El Loco' Gonzales. Indonesia semakin tak tertahan dengan mencetak tiga gol tambahan lewat Muhammad Ridwan di menit 52. Disusul gol Arif Suyono di menit 76 serta ditutup Irfan Bachdim di injury time.

RAJA KECEWA Di kubu Malaysia, pelatih kepala K Rajagopal menuding penampilan buruk lini belakangnya menjadi biang keladi kekalahan memalukan itu. "Saya kecewa dengan kekalahan 1-5 ini. Kami memulai laga dengan baik dan mencetak gol pada menit ke-17," kata Rajagopal dalam jumpa pers seusai pertandingan.

"Setelah itu kami membuat kesalahan individu di barisan belakang sehingga Indonesia berhasil menyamakan kedudukan. Gol kedua juga lahir dari kesalahan di barisan pertahanan," lanjut Rajagopal.

Malaysia, menurut Rajagopal, sebenarnya berusaha bangkit di babak kedua. Namun kesalahan kembali dilakukan oleh barisan pertahanannya yang akhirnya mampu dimanfaatkan oleh penyerang Indonesia.

"Barisan pertahanan kami tidak memberikan permainan yang semestinya dilakukan untuk menghadapi serangan Indonesia. Setelah ketinggalan dua gol kami kembali melakukan banyak kesalahan," beber Rajagopal.

Pada penyisihan Grup A Piala AFF 2010 ini, Malaysia unggul lebih dulu lewat gol Norshahrul Idlan Bin Talaha pada menit ke-17. Indonesia menyamakannya pada menit 22 melalui bunuh diri M Asraruddin Putra. Pada menit ke-33, Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah pemain belakang Malaysia, gagal mengawal Christian 'El Loco' Gonzales. Pemain naturalisasi asal Uruguay itu pun berhasil merobek jala Malaysia. Di babak kedua, Indonesia menambah tiga gol lagi. Masing-masing lewat kaki M Ridwan (55'), Arif Suyono (77'), dan Irfan Bachdim (90').

Rajagopal sendiri membantah kekalahan ini disebabkan oleh tekanan pendukung Indonesia. Dia juga menolak menjadikan absennya 9 pemain pilarnya sebagai alasan atas kekalahan timnya malam ini.

"Saya sebenarnya berusaha untuk menyeimbangkan permainan dengan memasukkan pemain senior (Mohamad Ashari Bin Samsudin). Namun keputusan itu sudah terlambat," kata Rajagopal.

"Namun ini bukanlah gambaran penuh permainan kami. Kami dapat pelajaran positif dari hasil ini dan kami akan coba bangkit lawan saat lawan Thailand," tandas pelatih berusia 54 tahun itu.

Indonesia Pimpin Klasemen Grup A

gogogonzales.jpg Sebuah penampilan mengesankan dilakukan para pemain Indonesia untuk menghancurkan Malaysia 5-1 (2-1) pada pertandingan perdananya di penyisihan Grup A AFF Suzuki Cup 2010 Rabu (1/12) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.

Raihan tiga angka dari kemenangan telak atas tim serumpun ini membuat timnas Indonesia memimpin persaingan Grup A dengan mengungguli Laos dan Thailand yang sama-sama mengoleksi satu angka, sementara Malaysia sementara harus puas di posisi juru kunci.

Sebelumnya, tim Laos tampil mengejutkan dengan menahan imban Thailand yang lebih difavoritkan dengan skor 2-2. Laos bahkan selalu memimpin perburuan gol, 1-0, 1-1, 2-1 dan akhirnya 2-2. Loas akan menjadi lawan timnas Indonesia pada laga penyisihan kedua, Sabtu (4/12), yang akan digelar mulai 19.30 wib.

Kemenangan besar timnas Indonesia atas Malaysia tentunya bukan hanya akan lebih meningkatkan semangat juang Firman Utina dkk saat menghadapi Laos, akan tetapi juga akan lebih menumbuhkan keinginan pecinta sepakbola nasional untuk membanjiri SUGBK.

Saat menghadapi Malaysia, lebih dari separoh kapasitas SUGBK memang terisi. Sabtu malam diyakini SUGBK akan lebih dibanjiri penonton. Apalagi, penonton Indonesia tentunya ingin melihat timnas senior meraih kemenangan sebagai pembalasan dari kekalahan 0-2 timnas U-23 di pentas SEA Games 2009 lalu, di Laos.

KECOLONGAN Meski tampil agresif sejak menit pertama, namun tim besutan Alfred Riedl sempat dikejutkan dengan gol Malaysia pada menit 18 lewat aksi penyerangnya Norshahrul Idlan Bin Talaha. Norshahrul mendapatkan umpan jauh dari Mohd Safee Bin Mohd Sali yang melihat posisi Norshahrul lebih bebas di antara dua bek Indonesia, Zulkifli Syukur dan Hamka Hamzah. Tanpa kesulitan Norshahrul menjebol gawang Markus.

Namun keunggulan Malaysia tak bertahan lama. Pada menit 22, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol bunuh diri Mohd Asraruddin Putra Bin Omar. Bek Malaysia ini justru mencocor bola ke gawang sendiri setelah melihat pergerakan Irfan Bachdim yang seakan-akan menyongsong bola umpan silang M Nasuha. Bola justru mendarat di kakinya dan meluncur ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri ini langsung melecut semangat Christian 'El Loco' Gonzales dan kawan-kawan. Terbukti di menit 33, Merah Putih justru berbalik unggul 2-1 lewat gol cantik El Loco. Memanfaatkan umpan terukur Firman Utina, striker naturalisasi ini berhasil melepaskan tendangan menyusur ke sisi kanan gawang Malaysia yang gagal diantisipasi kiper Mohd Sharbinee Allawee Bin Ramli.

Indonesia kembali menjebol gawang Malaysia lewat gol Muhammad Ridwan di menit 55. Gelandang sayap Sriwijaya FC ini berhasil memanfaatkan bola terobosan Ahmad Bustomi yang sekaligus merubah kedudukan menjadi 3-1 buat keunggulan Indonesia.

Arif Suyono yang masuk menggantikan M Ridwan kembali menjebol gawang Malaysia di menit 77. Arif berhasil memanfaatkan blunder salah satu bek Malaysia yang gagal mengontrol bola hasil umpan silang Oktovianus Maniani. Indonesia unggul 4-1.

Pesta kemenangan Indonesia ditutup oleh gol pemain naturalisasi lainnya, Irfan Bachdim di masa injury time. Bachdim berhasil menyongsong bola hasil umpan silang Oktovianus Maniani. Skor 5-1 untuk kemenangan Indonesia ini tak berubah hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain
Indonesia (4-4-2):
1-Markus Harison; 2-Mohammad Nasuha, 3-Zulkifli Syukur, 5-Maman Abdurahman, 23-Hamka Hamzah; 10-Oktovianus Maniani, 15-Firman Utina (c); 19-Ahmad Bustomi (6-Tony Sucipto 74'), 22-Muhamad Ridwan (14-Arif Suyono 74'); 9-Cristian Gonzales/Bambang Pamungkas/85, 17-Irfan Bachdim

Malaysia (4-4-2): 28-Mohd Sharbinee Allawee Bin Ramli; 4-Mohd Asrarudin Putra Bin Omar (2-Mohd Sabre Bin Mat Abu 80'), 6-Mohd Razman Bin Roslan (Mohamad Ashari Bin Samsudin 63'), 24-Mohamad Muslim Bin Ahmad, 27-Mohamad Fadhli Bin Mohd Shas; 8-Safiq Bin Rahim (Amar Bin Rohidan 63'), 16-Kunanlan Subramaniam, 17-Mohd Amri Bin Yahyah, 21-Mohd Aamirulhadi Bin Zainal; 9-Norshahrul Idlan Bin Talaha, 10-Mohd Safee Bin Mohd Sali

Rabu, 01 Desember 2010

LPI Kediri Berawal Dari Stadion Brawijaya

maskotlpi.jpg Stadion Brawijaya akan menjadi pembuka dan penutup Liga Pendidikan Indonesia di kota Kediri. Pelaksanaan kompetisi mundur dari jadwal semula yang direncanakan berlangsung Kamis (2/12) diundur hingga Jumat (10/11) mendatang.

Menurut panitia pelaksana liga pendidikan kota Kediri, Setiawan Hadi, mundurnya jadwal kompetisi disebabkan dua hal. Selain karena berbenturan dengan ujian semester sekolah yang berlangsung mulai Rabu (1/12) untuk ujian tulis dan Jumat (3/12) untuk ujian praktek, seba lainnya adalah ketidaksiapan pengurus kota PSSI setempat yang tengah disibukkan dengan pembenahan organisasi sehingga belum bisa optimal bekerja membantu pelaksanaan kompetisi liga pendidikan.

Liga pendidikan di kota Kediri sendiri akan diramaikan oleh 14 sekolah SMP sederajat dan 14 SMA sederajat. Stadion Brawijaya Kediri telah ditetapkan panpel setempat untuk membuka dan menutup koempetisi. Acara pembukaan yang dimulai pukul 15.00 WIB akan dipimpin walikota Kediri Samsul Azhar Hadi, dilanjutkan laga pembuka antara SMP Al Huda melawan SMP Negeri 6 Kediri.

Selain menunjuk stadion Brawijaya sebagai pembuka dan penutup kompetisi, panpel telah menetapkan dua lapangan selama kompetisi berlangsung. Untuk pertandingan tingkat SMP akan dilakanakan di lapangan Dusun Grogol kelurahan Singonegaran. Dan untuk pertandingan tingkat SMA sederajat digelar di lapangan Wangkalan kelurahan Tempurejo.

481 Belum Buka Pendaftaran Peserta

Panitia Nasional masih menunggu 481 kota/kabupaten terkait langkah persiapan pelaksanaan Liga Pendidikan Indonesia. Sementara itu data dari Sistem Informasi Liga Pendidikan Indonesia (SILIPIO) menyatakan empat daerah sudah menutup pendaftaran, sementara 7 lainnya masih membuka pendaftaran.

Tujuh daerah yang hingga saat ini masih membuka pendaftaran diantaranya Musi Banyuasin, Oku Timur dan Batu Raja Sumatera Selatan, Tanah Datar Sumatera Barat, Bulu Kumba Sulawesi Selatan, Kota Kediri jawa Timur dan Kota Depok Jawa Barat.

Berdasarkan konfirmasi panitia pelaksana pertandingan yang masuk ke panitia nasional di Senayan Jakarta, rata-rata dari ketujuh daerah yang masih membuka pendaftaran telah menjadwalkan kegiatan kompetisi antara awal dan pertengahan bulan ini.

Sementara empat kota/kabupaten yang sudah menutup pendaftarannya adalah daerah yang otomatis sudah dan sedang menggelar kompetisi. Bangka Tengah adalah satu-satunya kabupaten yang sudah menyelesaikan kompetisi liga pendidikan pada Jumat (26/11) pekan lalu. Dua sekolah juara berhak melaju ke tingkat provinsi yakni SMP Negeri 1 Simpang Kapri dan SMK Negeri 2 Pangkalan Baru.

Dua kabupaten yakni Pemalang dan Jember serta kota Pangkal Pinang hingga saat ini masih menggelar pertandingan. Bahkan liga pendidikan di Jember yang diikuti peserta terbanyak yakni 98 sekolah baru memulai roda kompetisi pada Jumat (26/11) pekan lalu.

Disdik Dominasi pelaksanaan Liga Pendidikan

Dinas Pendidikan (Disdik) mendominasi penyelenggaraan Liga Pendidikan Indonesia musim kompetisi 2010/2011 di tingkat kota/kabupaten. Menyusul kemudian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Data yang dimiliki panitia nasional Liga Pendidikan Indonesia menyebutkan 204 kantor Dinas Pendidikan di daerah tercatat sebagai penyelenggara kompetisi.

Di susul kemudian 62 kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang menjadi penyelenggara liga pendidikan. Sementara kantor Dinas Pemuda dan Olahraga sendiri tercatat sebanyak 43 yang menggelar kompetisi.

Selain tiga kantor dinas tersebut, panitia nasional juga mencatat satu-satunya pengurus cabang PSSI mengambil alih penyelenggaraan kompetisi liga pendidikan yakni pengcab PSSI Toba Samosir Sumatera Utara.

Hingga saat ini 182 kota/kabupaten masih ditunggu kelanjutan rencana mereka untuk menggelar kompetisi . Daerah-daerah tersebut sudah menyatakan siap menggelar kompetisi liga pendidikan namun belum dapat memastikan kapan waktu pelaksanaannya. (lpi)

Info Lebih lengkap : www.ligapendidikan.com