Rabu, 02 Februari 2011

IFA Kirim Empat Pemain Ke Leicester City

maldinipali.jpg Janji Indonesia Football Academy (IFA) untuk mengirim putra terbaiknya berlatih di Eropa telah dibuktikan. Kesempatan besar itu diberikan kepada empat pemain IFA, Yogi Rahardian (gelandang), Rico Andrianto (bek), Maldini (Sayap Kiri), dan Moch Fahmi Al Ayyubi (striker). Keempatnya akan menjalani magang di klub Leicester City.

"Kami mendapatkan keempat pemain ini dari proses seleksi yang ketat dan mereka akan bermain di Akademi Reserve Leicester. Saya sudah berbicara dengan (Direktur Akademi Leicester) John Rutkins untuk memberi mereka kesempatan bermain," kata Presiden Direktur IFA, Iman Arif.

Maldini dkk rencananya akan berangkat antara 12 Februari hingga 15 Februari, tergantung visa dan perizinan. Mereka akan berada di Inggris hingga kompetisi selesai pada Mei 2011.

"Setelah akhir kompetisi akan ada evaluasi apakah mereka bisa masuk tim cadangan Leicester atau tidak. Mudah-mudahan mereka bisa masuk akademi tim utama," imbuh Iman Arif.

Secara legal, pengiriman empat pemain ini bisa dibilang sebagai student exchange. Kalau mereka tidak lolos, maka IFA akan mengirim pemain lainnya. Hanya saja, sedikit kendala yang dimiliki mereka saat ini adalah masalah kemampuan bahasa Inggris yang masih minim. Dari sisi teknis, diakui Direktur Teknik IFA, Kevin Kent, mereka sangat mampu untuk bersaing.

1. Maldini
Tanggal lahir: 27 Januari 1995
Posisi: Sayap kiri
Asal: Makassar, Sulawesi Selatan

2. Fahmi Al Ayyubi
Tanggal lahir: 21 Desember 1995
Posisi: Striker
Asal: Pasuruan, Jawa Timur

3. Rico Ardiyanto
Tanggal lahir: 6 Mei 1995
Posisi: Bek
Asal: Yogyakarta

4. Yogi Rahadian
Tanggal lahir: 27 Oktober 1995
Posisi: Gelandang
Asal: Palembang, Sumatera Selatan

PSSI Mencabut Rekomendasi Visa & KITAS Pemain Asing Yang Menyebrang Ke LPI

as_logo_pssi.gif Sehubungan dengan adanya beberapa pemain asing yang berkiprah di klub-klub di luar kompetisi Djarum Liga Super Indonesia (LSI) dan Divisi Utama, PSSI sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Menteri Hukum dan HAM serta instansi terkait. Surat bernomor 43/UDN/19/1-2011 tertanggal 12 Januari 2011 dan ditanda-tangani Ketua Umum PSSI H.A.M Nurdin Halid tersebut merupakan kelanjutan dari surat yang disampaikan PSSI pada 25 November 2010 mengenai Liga Primer Indonesia.

Pada surat bertanggal 12 Januari 2011, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid menyampaikan empat hal kepada Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. Yakni, 1. Pemain asing yang bersangkutan telah direkomendasikan mendapatkan visa dan ijin tinggal (KITAS) untuk bermain sepakbola di Indonesia yang diselenggarakan oleh PSSI dalam kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) dan Divisi Utama periode 2010-2011.

2. Pemain asing yang bersangkutan (nama terlampir) telah melanggar ketentuan untuk bermain pada kompetisi yang diselenggarakan oleh PSSI dan pindah bermain ke Liga Primer Indonesia yang tidak diakui sesuai ketentuan dan peraturan sepakbola baik dari PSSI maupun AFC dan FIFA sejak tanggal 8 dan 9 Januari 2011.

3. Bahwa keberadaan Liga Primer Indonesia (LPI) tersebut, bukan hanya menganggu perkembangan sepakbola nasional, akan tetapi juga mengancam sepakbola Indonesia di kancah internasional karena menentang ketentuan dan peraturan yang dikeluarkan oleh AFC dan FIFA.

4. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka dengan ini kami menyatakan bahwa rekomendasi yang diberikan kepada pemain tersebut dicabut dan tidak menjamin lagi keberadaan pemain asing tersebut di Indonesia, serta mohon ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Surat untuk Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar ini ditembuskan ke beberapa instansi terkait, antaranya Dirjen Imigrasi di Jakarta dan Kepala Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia. Pada lampiran surat kedua yang disampaikan kepada Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar ini diterakan nama-nama 11 pemain dan pelatih yang memperoleh visa dan KITAS-nya melalui PSSI.

Ke-11 pemain dan pelatih tersebut adalah, Javier Leopoldo Roca Sepulveda (asal negara Chili/kini bermain di Batavia FC), Na Byung Yul (Korut/Persibo Bojonegoro), Eugene Dadi (Australia/Persibo Bojonegoro), Kim Kang Hyun (Korsel/Persibo), Carlos Eduardo Bizarro (Brasil/Persibo), Li Zhying (Cina/Persibo), Timo Susilo Scheunemann (Jerman/Persema Malang), Robert Mark Gaspar (Australia/Persema Malang), Seme Patrik Pierre (Kamerun/Persema Malang), Guybertrand Ngon Mamoun (Kamerun/Persema Malang), dan Takpor John Sonkaliey (Liberia/Persebaya 1927).

Diantara ke-11 nama di atas ada yang sudah bertahun-tahun menetap di Indonesia hingga harus memperpanjang visa dan KITAS-nya, termasuk Javier Rocha. Namun, visa dan izin tinggal Javier Roca sudah habis, terakhir tanggal 10 bulan Oktober 2010. Demikian juga dengan visa dan izin tinggal Na Byung Yul, sudah habis pada 23 September 2010.

Eugene Dadi, dari Australia, termasuk juga yang sudah over-stay. Dia sudah memperoleh visa tetapi belum mengurus izin tinggal atau KITAS. Eugene Dadi sudah pasti tidak akan memperoleh izin tinggal karena dia juga tidak memiliki IMTA atau Izin Memperkerjakan Tenaga Asing. Ngon Mammoun dan Takpor John juga belum memperoleh izin tinggal.

Kompetisi Divisi III Masuki Putaran Nasional

7P6D0714.jpg Kompetisi Divisi III Liga Indonesia 2010 sudah memasuki Putaran IV Tingkat Nasional, atau babak 16 besar. Ke-16 tim yang bertarung di babak 16 besar ini sekaligus adalah tim-tim yang memperoleh promosi ke Divisi II pada musim kompetisi Liga Indonesia 2011-2012.

Dari 16 tim yang berlaga di Putaran IV Tingkat Nasional, yang terbagi atas empat grup, penyisihan grup D masih menunggu sisa dua tim yang lolos dari penyisihan Putaran III. Dengan demikian, di grup D ini baru ada dua peserta yang memastikan diri ke Putaran IV, sisa dua tim lainnya masih menunggu hasil dari Putaran III.

Harap dimaklumi, rangkaian pertandingan kompetisi Divisi III yang dikelola oleh Badan Liga Sepakbola Amatir Indonesia (BLAI) PSSI ini tidak sama di setiap wilayah. Rangkaian pertandingan di wilayah-wilayah luar Jawa sebagian besar tertatih-tatih, sehingga tak urung diambil-alih penyelenggaraannya oleh BLAI PSSI.

Tim-tim yang memastikan diri lolos ke Putaran IV Tingkat Nasional dan sekaligus promosi ke Divisi II pada musim kompetisi 2011-2012 adalah, Bintang Jaya Asahan, PS TGN Medan, Villa 2000 Pamulang, PS Batam, Persibolmut, Martapura FC, Persekat Katingan, PS Davi Mulia, ISP Purworejo, Gresik Putra, Maung Bandung, Perseden Denpasar, Mitra Bola Utama, dan PSK Kujang.

Dua tim tersisa yang akan lolos ke Putaran IV adalah pemenang dan runner-up dari penyisihan grup XXIV Putaran III.

Di Putaran IV Tingkat Nasional, ke-16 tim tersebut diatas akan ditempatkan dalam empat grup, yakni grup A hingga D. Grup A terdiri dari Bintang Putra Asahan, PS TGN Medan, Villa 2000, PS Batam; grup B: ISP Purworejo, Gresik Putra, Maung Bandung, Perseden Denpasar, grup C: Persibolmut, Martapura FC, Persekat Katingan, PS Davi Mulia, grup D: Mitra Bola Utama, PSK Kupang, serta dua peringkat teratas penyisihan grup XXIV Putaran III.

Dari empat grup pada Putaran IV Tingkat Nasional ini, BLAI PSSI sudah menggelar persaingan di grup C dengan mempertandingkannya di Stadion Bea & Cukai, Rawamangun, pada 17-21 Januari lalu. Pemenang penyisihan grup C Putaran IV ini adalah Persibolmut, atau Persatuan Sepakbola Bolaang Mongondow Utara.

Tim pemenang dari persaingan empat grup di Putaran IV Tingkat Nasional ini nantinya akan berlaga di Putaran V untuk memperebutkan gelar juara kompetisi Divisi III. Dengan demikian, Persibolmut tinggal menunggu pemenang tiga grup lainnya, yakni grup A, B dan D. Dari tiga grup ini, baru persaingan grup B yang waktunya sudeah bisa ditentuikan, yakni pada 6 hingga 13 Februari di Stadion WR Supretman, Purworejo.

Liga Remaja U-18 Selesaikan Babak 16 Besar

16besaru16.jpg Kompetisi Liga Remaja U-18 memperebutkan Piala Soeratin saat ini masih menyelesaikan rangkaian pertarungan Putaran III atau babak 16 besar. Dari 16 tim yang berlaga di Putaran III tersebut, yang dibagi dalam empat grup, enam tim diantaranya sudah memastikan diri lolos ke babak IV atau babak semifinal.

Ke-16 tim yang bertarung di Putaran III atau babak 16 besar adalah perwakilan dari penyisihan zone atau tingkat wilayah, dari Jawa hingga Papua. Ke-16 tim dibagi atas empat grup. Yakni, grup A yang terdiri atas Semen Padang (wakil zone Sumatera 1), Arema Malang (Jawa 1), Persimuba (Sumatera 3), dan Persis Solo (Jawa 3), Grup B, Persepak Payamkumbuh (Sumatera 3), PSIS Semarang (Jawa 2), PSMS Medan (Sumatera 4), Villa 2000 Pamulang (Jawa 4). Grup C, Persemas FC (Kalimantan 1), PSM Makassar (Sulawesi I), Perstabanan (Bali/NTB/NTT 2), Persibuja (Papua/Maluku/Malut 2). Grup D, Antam Junior (Sulawesi 2), Perseban FC (Kalimantan 2), Perseden (Bali/NTB/NTT 1)m Persidafon (Papua/Maluku/Malut 1).

Rangkaian pertandingan grup A, B dan C sudah dilangsungkan, yakni pada 18 hingga 21 Januari lalu. Sedangkan persaingan grup D baru akan digelar 28 Januari hingga 1 Februari mendatang.

Dari penyisihan grup A, B dan C Putaran III atau babak 16 besar itu, enam tim sudah memastikan tempatnya di Putaran IV, yakni dua tim peringkat teratas pada penyisihan grupnya masing-masing. Dua tim peringkat teratas grup A adalah Semen Padang dan Persis Solo, dua peringkat teratas grup B Villa 2000 Pamulang dan PSIS Semarang, sementara dua peringkat teratas grup C PSM Makassar dan Persipuja.

Pada Putaran IV, ke -8 tim perempat-finalis ditempatkan dalam dua grup. Yakni grup E yang bermaterikan Semen Padang, PSM Makassar, PSIS Semarang dan peringkat kedua penyisihan grup B Putaran III. Sementara itu, empat tim lainnya ditempatkan di grup F, yakni Villa 2000 Pamulang, Persis Solo, Persipuja dan peringkat teratas penyisihan grup D Putaran III.

Di babak semifinal, pemenang grup E nantinya dipertemukan dengan peringkat kedua grup grup F, sementara peringkat kedua grup E berduel dengan pemenang grup F. Dua tim pemenang babak semifinal kemudian dipertandingkan kembali untuk memperebutkan gelar juara, sedangkan semifinalis yang kalah berlaga untuk menentukan peringkat tiga dan empat.

Liga Remaja U-16 Piala Menegpora

ligau16menegpora.jpg Liga Remaja U-16 Piala Menegpora adalah kompetisi kelima yang dikelola oleh Badan Liga Amatir Sepakbola Indonesia (BLAI) PSSI yang dipimpin oleh Iwan Budianto dengan Sekretaris Syauqi Soeratno, Direktur Bisnis Petrio Octavianus dan Direktur Kompetisi Supriyanto.

Kantor Menegpora hanya menyediakan piala untuk tim pemenang, sementara BLAI PSSI harus bekerja keras untuk menggelar rangkaian persaingan kompetisi ini tepat waktu. Namun, ketiadaan sponsor menjadikan gelaran kompetisi yang melibatkan tim-tim representasi Pengprov PSSI ini tersendat sendat.

Saat ini, kompetisi Liga Remaja U-16 Piala Menegpora masih menyelesaikan pertarungan babak II atau perempat-final yang terbagi atas empat grup. Dari keempat grup pada babak II ini, tim Pengprov Jateng dan tim Pengprov Jatim sudah menempatkan dri ke babak semifinal.

Tim Pengprov Jatim lolos ke babak semifinal sebagai peringkat teratas grup C, sementara tim Pengprov Jateng menjadi peringkat teratas grup D. Tinggal wakil dari penyisihan babak II grup A dan grup B yang belum diketahui. Penyisihan grup A diikuti oleh tim Sumatera Utara, Lampung dan Riau, sedangkan grup B melibatkan tim Pengprov Jabar, Sumatera Selatan dan DI Yogyakarta.

Untuk penyisihan babak II grup A dan B, BLAI sudah menentukan waktunya, yakni antara 5 hingga 8 Februari mendatang. "Penyisihan grup A akan dilangsungkan di Riau, sedangkan tuan rumah grup B adalah Jabar," ujar Syauqi Soeratno, Sekretaris BLAI PSSI.

BLAI PSSI juga sudah memastikan jadwal pertarungan babak semifinal dan final kompetisi Liga Remaja U-16 Piala Menegpora ini. Yakni, antara 14 dan 16 Februari mendatang di Stadion Bea & Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur.

Untuk jadwal babak semifinal ini, tim pemenang grup A akan bertemu dengan pemenang grup B, sedangkan pemenang grup C bertanding dengan pemenang grup D. Dengan demikian, baru satu partai semifinalis yang sudah diketahui, yakni antara tim Pengprov Jatim dengan tim Pengprov Jateng, masing-masing sebagai pemenang penysihan grup C dan grup D babak II atau perempat-final.