Jumat, 10 Desember 2010

Tiket Semi Final AFF Suzuki Cup 2010 Sudah Bisa Dipesan Mulai Senin (13/12)

cgokto.jpg Komite Eksekutive PSSI Jumat (10/12) petang melakukan pertemuan tertutup di ASEAN Room Hotel Sultan, Senayan. Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid yang sekaligus ketua Exco ini membahas berbagai masalah, terutama seputar pergelaran babak semifinal Piala AFF Suzuki Cup antara timnas Indonesia dengan Filipina, yang akan dilangsungkan 16 dan 19 Desember di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan.

Perkembangan seputar timnas Indonesia, serta kesiapan panitia penyelenggara lokal (LOC) AFF Suzuki Cup Indonesia, termasuk ikut dibahas. Manajer timnas senior Indonesia Andi Darussalam Tabusalla, serta Ketua LOC AFF Suzuki Cup Indonesia Joko Driyono, turut hadir dalam pertemuan ini.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes seusai pertemuan, menjelaskan, terkait kelangsungan dua laga semifinal AFF Suzuki Cup antara tim tuan rumah Indonesia dengan Filipina ini, LOC AFF Suzuki Cup Indonesia memutuskan untuk menaikkan ketersediaan tiket sekaligus harganya.

Peningkatan kualitas pertandingan, dan tingginya antusiasme penonton, disebut Nugraha Besoes sebagai dua diantara berbagai indikator yang membuat LOC meningkatkan jumlah ketersediaan tiket dan harga tiket itu sendiri. Disamping itu, menurut Nugraha Besoes, PSSI tak lagi memperoleh subsidi dari AFF untuk menggelar dua pertandingan babak semifinal.

"Untuk menyelenggarakan babak penyisihan grup subsidi yang kami peroleh 250.000 dolar AS," kata Nugraha Besoes, yang didampingi deputy sekjen bidang keuangan Achsanul Qasasi, ketua LOC Joko Driyono, dan LOC bidang marketing Eddy Prasetyo.

Terkait dengan tingginya animo pecinta sepakbola untuk menyaksikan pertandingan semifinal AFF Suzuki Cup ini, Nugraha Besoes mengimbau agar masyarakat melakukan pemesanan tiket sejak beberapa hari sebelumnya. Untuk itu, LOC mulai Senin (13/12) sudah mulai menerima pemesanan pembelian tiket baik melalui online atau langsung ke beberapa tempat yang sudah ditunjuk oleh LOC, termasuk loket-loket pemesanan di seputar SUGBK Senayan.

"Akan lebih baik jika menghindari pembelian tiket pada hari pertandingan, atau go show," jelas Nugraha Besoes.

Menghadapi babak semifinal pada 16 dan 19 Desember ini LOC akan melakukan pengamanan lebih ketat untuk menjaring mereka yang berada di seputar stadion. Beberapa tahapan penjaringan penonton akan diberlakukan. Hanya penonton yang sudah memiliki tiket, atau memesan tiket, yang diperbolehkan masuk ke lingkaran stadion. Untuk pengamanan babak semifinal ini, LOC mengerahkan sekitar 1500 petugas dari personil kepolisian, disamping sekitar 200 hingga 400 orang dari pengamanan swasta.

TIKET

Mengenai ketersediaan tiket, ketua LOC Joko Driyono menjelaskan, untuk pertandingan semifinal pada tanggal 16 dan 19 Desember, tiket yang akan dicetak adalah sebanyak 70.725 lembar, yang berarti 10.000 lembar lebih banyak dibanding rata-rata tiket yang disediakan pada tiga pertandingan penyisihan grup di SUGBK Senayan.

Harga tiket untuk kelas tertinggi, yakni VVIP, dinaikan dari semula Rp 250.000 menjadi Rp 500.000. "Tiket VVIP ini dicetak sangat terbatas, hanya untuk 300 sampai 400 seat," jelas Joko Driyono.

Harga tiket VIP Barat dinaikkan dari semula Rp 200.000 menjadi Rp 350.000. Untuk VIP Timur, yang sebelumnya disebut kategori I, dinaikan dari Rp 150.000 menjadi Rp 250.000. Tiket kategori I, dari semula Rp 100.000, menjadi Rp 150.000. Kategori II, di belakang gawang, dari semula Rp 75.000 menjadi Rp 100.000. Terakhir, tiket untuk tribun, harganya Rp 50.000.

Persbul Buol Melaju Ke Final Divisi I

buolangsa2.JPG Persbul Buol mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya tim asal Sulawesi Tengah yang berhasil maju ke pertandingan final Kompetisi Divisi I Liga Indonesia PSSI, setelah mengalahkan PSBL Langsa 5-3 pada laga semifinal yang dilangsungkan Jumat (10/12) sore di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jabar.

Persbul Buol di babak final akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Persepam Pamekasan (Jatim) dengan PSBS Biak (Papua), yang baru dimainkan pukul 19.00 wib di tempat sama. Dua partai semifinal Divisi I ini ditayangkan langsung oleh TVRI. Partai puncak akan dilangsungkan Minggu (12/12) sore di Stadion Singaperbangsa, Karawang, mulai 15.30 wib, juga ditayangkan langsung oleh TVRI.

Empat tim yang bertanding di babak semifinal ini sudah sama-sama lolos ke Divisi Utama pada musim kompetisi 2011-2012 mendatang. Dua tim lainnya yang sudah mengantongi tiket promosi ke Divisi I adalah Perssin Sinjai (Sulsel) dan Madiun Putra (Jatim). Dalam penentuan peringkat terakhir di penyisihan grup untuk memperebutkan tempat di babak semifinal Perssin Sinjai dan Madiun Putra tersisihkan oleh Persbul Buol dan Persepam Pamekasan.

Keberhasilan Persbul Buol lolos ke pertarungan puncak perebutan gelar juara kompetisi Divisi I Liga Indonesia XVI-2010 ini agak mengejutkan mengingat perjalanan tim asal Sulteng ini sempat tersendat-sendat pada putaran sebelumnya. Persbul Buol hanya menempati peringkat kedua pada Putaran II yang dilangsungkan di Biak, Papua, di bawah tuan rumah PSBS Biak.

"Kami sebenarnya tak mentargetkan bisa bertanding di babak semifinal seperti ini, namun semangat anak-anak memang luar biasa," ujar Kamaluddin, pelatih Persbul Buol.

Timnas Pelajar Siap Tampil Agresif Di Final

as_logo_pssi.gif Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia di bawah usia 15 tahun atau Asian Schoolls Football Championship akan berakhir Sabtu (11/12) sore di Gelangang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. Keempat tim peserta, yakni tuan rumah Indonesia, Thailand, Malaysia dan Srilangka, kembali akan berupaya menyajikan permainan terbaiknya pada dua laga terakhir kejuaraan ini.

Format dua pertandingan penentuan kejuaraan ini adalah ulangan dari dua laga pamungkas babak reguler. Yakni, antara Indonesia dengan Thailand dan Malaysia dengan Srilangka. Di akhir babak reguler yang ditandingkan Kamis (9/12) sore dan malam di Stadion Lebak Bulus, Malaysia mengalahkan Srilangka 7-1, sementara Indonesia harus menyerah 1-2 pada Thailand.

Dari akumulasi nilai setelah keempat tim peserta sama-sama menjalani tiga pertandingan reguler, tim Thailand berada di posisi pertama dengan nilai tujuh, tim tuan rumah di urutan kedua dengan membukukan nilai enam, disusul Malaysia dengan nilai empat, dan Srilangka yang menjadi langganan lumbung gol bagi ketiga lawannya. Penentuan peringkat akhir dilakukan dengan mempertemukan keempat tim sesuai urutannya di babak reguler.

Tentu saja pada perebutan tempat pertama kejuaraan ini, tuan rumah Indonesia akan berjuang keras untuk mengalahkan Thailand. Duel tim tuan rumah yang diwakili oleh Indonesioa Football Academy (IFA) dengan tim yunior negeri Gajah Putih ini akan tersaji setelah partai penentuan peringkat 3-4 antara Malaysia dengan Srilangka.

Tentunya tidak mudah untuk mengalahkan Thailand dan memastikan diri sebagai tim terbaik pada even yang direncanakan bisa digelar setiap tahun ini. Akan tetapi, dengan materi pemain yang lebih fresh, kesempatan untuk merebut gelar juara sangat terbuka. Dukungan para penonton diyakini juga meningkatkan spirit para pemain, yang sehari-harinya berlatih di lapangan Soemantri Brojonegoro ini.

Strategi pelatih Kevin Kent untuk lebh banyak menurunkan pemain cadangan saat menghadapi Thailand di akhir babak reguler Kamis malam di Lebak Bulus, diharapkan akan membawa tim Indonesia dalam situasi lebih kondusif di partai puncak Sabtu sore. Setelah memperoleh waktu pemulihan stamina yang lebih banyak, para pemain kunci Indonesia diharapkan bisa bermain lebih tajam dan disiplin.

Saat menghadapi Thailand di partai terakhir babak reguler itu pelatih Kevin Kent memang mengistirahatkan banyak pemain terasnya, tak terkecuali Angga Febriyanto Putra.Kendati harus menelan kekalahan 1-2 namun pelatih Kevin Kent tetap merasa bangga karena timnya sudah memberikan perlawanan keras. Mereka bahkan sangat merepotkan Thailand. Kevin Kent optimistis pada babak final nanti tim Merah Putih yunior akan tampil lebih impresif.

"Paling tidak para pemain akan tampil lebih menekan nuntuk mencetak lebih dari satu gol," ujar Kevin Kent.

Pada pertandingan terakhir babak reguler Kamis malam di Lebak Bulus tim Merah Putih yunior memang hanya berhasil mencetak satu gol melalui Aldi pada menit ke-28, atau hanya selang dua menit setelah Thailand memimpin melalui gol Ramnarong Y. Dari permainan ketat dan berimbang ini keberuntungan berpihak pada tim Thailand yang berhasil membuat gpl kedua pada menit ke-64 melalui Chenrop.

Kamis, 09 Desember 2010

Ketum PSSI Imbau Dukungan Optimal Masyarakat

gonzalessssssss.jpg Ketua Umum PSSI H.A.M Nurdin Halid meminta masyarakat khususnya pecinta sepakbola untuk memberikan dukungan penuh kepada timnas Indonesia yang akan berlaga di babak semifinal AFF Suzuki Cup pada 16 dan 19 Desember ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.

"Para pemain memerlukan dukungan penuh dari masyarakat untuk dapat melewati pertandingan semifinal ini dengan baik," jelas Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, Kamis (9/12) siang.

Ketua Umum PSSI juga menyambut baik ininsiatif Federasi Sepakbola Asia Tenggara atau AFF yang memindahkan tempat pertandingan babak semifinal pertama, dari semula di Filipina, ke Jakarta. Hal ini menunjukkan adanya dukungan moril AFF untuk Jakarta, tentunya dengan mempertimbangkan bahwa sepakbola merupakan olahraga yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia. Disamping itu, Jakarta juga didukung oleh ketersediaan sarana yang sangat menunjang untuk level pertandingan internasional.

Kendati demikian, menurut Nurdin Halid, masyarakat sesungguhnya lebih merindukan adanya penampilan timnas yang baik untuk mendukung pencapaian hasil optimal. Oleh karena itu, masyarakat harus memberikan respon yang positif untuk penampilan timnas senior.

"Marilah kita berikan dukungan yang obyektif," tegas Nurdin Halid.

Timnas senior Indonesia menjadi satu-satunya tim yang mencatat nilai sempurna, sembilan, pada tiga pertandingan penyisihan grup AFF Suzuki Cup dengan berturut-turut mengalahkan Malaysia 5-1, memukul Laos 6-0, dan menghajar Thailand 2-1. Filipina, yang menjadi runner-up penyisihan grup B di Hanoi, hanya membukukan nilai lima dari hasil bermain imbang 1-1 dengan Singapura, mengalahkan Vietnam 2-0, dan kembali bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir melawan Myanmar.

"Kita tetap harus memperhitungkan kemenangan Filipina atas Vietnam itu, sebab bagaimana pun hal itu agak di luar perkiraan. Saya kira kejutan Filipina itu harus tetap diwaspadai, apalagi mereka diperkuat beberapa pemain naturalisasi dan pemain-pemain yang berlaga di kompetisi mancanegara," tegas Nurdin Halid.

Penjelasan Sekjen PSSI Tentang Semi Final AFF Suzuki Cup 2010

sekjenpssi2jkt.jpg Sekjen PSSI Nugraha Besoes Kamis (9/12) sore memberikan keterangan pers sehubungan dengan kepastian penyelenggaraan dua dari empat partai babak semifinal AFF Suzuki Cup 2010 di Jakarta. Indonesia, dalam hal ini Jakarta, dipercaya juga menjadi pelaksana pertandingan semifinal pertama yang sedianya menjadi "milik" Filipina, pada 16 Desember mendatang.

Babak semifinal AFF Suzuki Cup 2010 mempertemukan Indonesia dengan Filipina dan Vietnam dengan Malaysia. Duel Vietnam dengan Malaysia akan dilangsungkan 15 dan 18 Desember, di Kuala Lumpur, dan di Hanoi. Laga semifinal Indonesia vs Filipina digelar 16 dan 19 Desember, keduanya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta..

Nugraha Besoes menjelaskan, pelaksanaan laga semifinal pertama antara Indonesia dengan Filipina pada 16 Desember yang seyogyanya dilangsungkan di Filipina namun kemudian dipindahkan ke Jakarta, berkaitan dengan ketiadaan sarana pertandingan yang memadai di Filipina, yang sejak awal merisaukan Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF).

Adanya konflik internal yang terjadi di Asosiasi Sepakbola Filipina (FFA) juga menambah ketidaknyamanan AFF untuk menjadikan Filipina sebagai tuan rumah semifinal pertama AFF Suzuki Cup 2010 ini. Di sisi lain, Presiden AFF yang masih menjabat, Marty Fernandez, secara terbuka juga meminta agar tuan rumah babak semifinal pertama tersebut diselenggarakan di Indonesia saja. Dalam hal ini, FFA mendukung penuh Jakarta sebagai homeground mereka untuk semifinal pertama. Intinya, Filipina tetap sebagai tuan rumah, namun pelaksana pertandingannya adalah PSSI.

PSSI menanggung penuh seluruh pembiayaan anggota timnas Filipina selama mereka berada di Jakarta, termasuk penerbangan pulang-pergi, dan akomodasi untuk seluruh rombongan. Berapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh PSSI, kata Nugraha Besoes, masih dihitung. Yang jelas, rombongan Filipina ini, baik pemain, ofisial mau pun anggota delegasi lainnya, akan ditanggung penuh sejak 14 Desember hingga maksimal 20 Desember.

Sebagai kompensasinya, seluruh hasil dari penjualan tiket dari pertandingan semifinal 16 Desember ini sepenuhnya menjadi hak PSSI. Tidak ada juga kewajiban PSSI untuk memberikan match-fee kepada timnas Filipina.

"Seluruh hasil penjualan tiket menjadi milik kita," tegas Nugraha Besoes.

Untuk pertandingan semifinal pertama pada 16 Desember ini PSSI beserta Panitia Pelaksana Lokal atau LOC AFF Suzuki Cup Indonensia berencana menaikkan harga tiket. Namun, rincian kenaikan harga tiket ini masih diperhitungkan. "Ketua LOC Joko Driyono akan menjelaskan masalah ini nanti," jelas Nugraha Besoes. Jadwal resmi pertandingan semifinal dan final AFF Suzuki Cup 2010 sudah disampaikan oleh AFF kepada keempat tim semifinalis, yakni Indonesia, Filipina, Vietnam dan Malaysia. Dalam surat yang ditandatangani oleh Sekjen AFF Dato Tan Shri Paul Mony Samuel itu, AFF menegaskan bahwa laga final akan dilangsungkan secara home & away pada 26 dan 29 Desember.

Tim pemenang dari babak semifinal 16 dan 19 Desember antara Indonesia vs Filipina akan lebih dulu memperoleh kesempatan away pada 26 Desember, baru kemudian home pada 29 Desember. Dengan demikian, jika timnas senior Indonesia mengalahkan Filipina melalui dua laga semifinal 16 dan 19 Desember itu, maka PSSI akan kembali menggelar babak final di SUGBK Senayan pada 29 Desember.